KISAH INSPIRATIF: Seorang Anak Bangkrut Karena Menjalankan Wasiat Sang Ayah. Yukkk Baca!!!

Di sebuah kota hiduplah satu keluarga yang teramat kaya. Mereka terdiri dari ayah, ibu, dan tiga orang anak laki-laki. Sebut saja inisial mereka A, B dan C. Ketiga anak tersebut kini tumbuh menjadi tiga pria dewasa, bersamaan juga dengan semakin tuanya orang tua mereka. Pada suatu ketika, ayah mereka jatuh sakit hingga akhirnya meninggal dunia. Karena kematian sang tulang punggung keluarga, menjadikan mereka harus hidup mandiri tanpa adanya kehadiran sang ayah lagi. Sebelum sang ayah meninggal dunia, ada satu wasiat dari sang ayah yang harus mereka jalankan jika ingin kaya dan mempunyai harta yang berlimpah. Berikut isi pesannya:


“Ada harta warisan yang ayah sisihkan untuk kalian. Akan tetapi ada tiga syarat yang harus kalian jalankan untuk mendapatkannya ,yaitu:  kalian tidak boleh terpapar oleh sinar matahari, harus makan binatang 50 ekor/hari, dan harus menagih hutang orang lain jika ada.”

Hari demi hari berlalu, tahun demi tahun silih berganti, tiga pria bersaudara itu dipertemukan dalam acara keluarga. Lalu terjadi percakapan di antara mereka.

Anak Pertama/ A
A: “Aku menyesal melakukan wasiat ayah. Semua yang ayah perintahkan hanya membuat hartaku habis dan aku jadi jatuh miskin sekarang. Karena tidak boleh terpapar sinar matahari, aku jadi tidak dapat keluar rumah. Lalu setiap hari aku harus memesan 50 ekor ayam untuk aku makan hingga uangku habis. Dan perkara menagih hutang, akupun tidak bisa melakukannya karena aku tidak keluar rumah.”

Anak Kedua/B
B: “Aku malah sebaliknya. Justru wasiat ayah yang membuatku bisa sekaya ini. Karena tidak boleh terpapar matahari, aku menyuruh pengawal untuk memayungiku setiap hari. Lalu aku mengundang semua orang untuk makan setiap hari di rumahku untuk menghabiskan 50 ekor ayam dan ikan. Mengenai hutang, aku pun dapat menagihnya dengan lancar.”

Anak Ketiga/C
C: “Aku pun sama sepertimu B. Wasiat ayah membuatku kaya. Aku berjualan mulai dari malam hari hingga subuh, agar tidak terkena sinar matahari. Lalu makanku setiap hari tetap hemat meskipun harus membeli 50 ekor binatang, karena yang aku beli hanya 50 ekor ikan teri. Dan aku tidak pernah menagih hutang karena aku tidak pernah meminjamkan.”

Si anak peretama/A pun duduk termenung. Ia tampak menyesali perbuatannya. Namun kini tidak ada gunanya untuk disesali melainkan ia harus merubah cara berpikirnya terhadap sesuatu.

Pesan Moral dari cerita tersebut adalah, “Kata-kata yang sama, dapat diterapkan berbeda-beda tergantung cara kita memahaminya.”

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KISAH INSPIRATIF: Seorang Anak Bangkrut Karena Menjalankan Wasiat Sang Ayah. Yukkk Baca!!!"

Posting Komentar